SUKOHARJO – Menjelang akhir rangkaian TMMD, suasana di lokasi persiapan berubah menjadi area perayaan; sejumlah anggota Satgas duduk di tikar dan memeriksa perangkat gamelan yang direncanakan tampil pada penutupan.
Perangkat tradisional itu disusun berdekatan. Beberapa anggota memainkan saron, sementara gong dan kenong dicek untuk memastikan kesiapan semua perangkat musik.
Pemilihan gamelan menghadirkan nuansa Jawa dalam agenda penutupan. Musik tradisional dipandang mampu menjembatani kegiatan kemasyarakatan dengan budaya yang sudah lama dikenal masyarakat setempat.
Penyiapan perangkat dilakukan pada Rabu (12/8/2026). Para anggota terlibat langsung dalam menata dan mencoba instrumen sehingga siap memenuhi kebutuhan acara penutupan.
Penutupan kegiatan pembangunan dengan sentuhan kesenian lokal meninggalkan catatan tidak hanya tentang hasil kerja, tetapi juga pengalaman budaya yang melekat pada masyarakat setelah TMMD selesai.(Red/Wr).





